Monday, December 13, 2004
Allah Merasa Heran(1)
Aku dendangkan
Aku dendangkan kepadaMu kalimat-kalimat kudus
firman-firman suci
alhadistil-Qudsy,
Cahaya ayat-ayat rahasia
yang merasuk kedalam kalbu kekasihNya,
Muhammad Shallahu 'alaihi Wa Sallam.
Dan sang kekasih menuturkannya,
menuturkannya:
Wahai hambaKu,
Akusakit,
kenapa engkau tidak menjengukKu.
Wahai hambaKu,
Aku lapar,
kenapa engkau tak memberiKu makan.
Wahai hambaKu,
Aku haus, Aku haus,
kenapa tak kau beri Aku minuman.
.....
Wahai Maha Pengasuh
betapa aku akan menjenguk Engkau
betapa mungkin Engkau sakit,
padahal Engkaulah Tuhan seluruh alam.
Wahai Tuhanku
betapa mungkin aku memberiMu makan,
padahal Engkaulah Maha Kaya seru sekalian alam,
Wahai Tuhan Pengasuh
betapa mungkin aku
memberiMu minuman
sedangkan Engkaulah penumpah rakhmat semesta alam.
.....
Wahai anak Adam
Kalau engkau menjenguk hambaKu yang sakit
niscaya engkau bertemu denganKu disisinya.
Wahai anak Adam
kalau engkau memberi makan kepada hambaKu yang kelaparan
niscaya engkau berjumpa dengaKu disisinya.
Wahai anak Adam
Sekiranya engkau memberikan seteguk minuman kepada hambaKu yang kehausan,
pastilah, pastilah,
pastilah engkau temukan Aku disisinya.
.....
Ya Allah
butanya aku, tulinya aku,
bebalnya aku, ya Allah.
===
Quoted by Redaksi from :
Emha Ainun Nadjib: "Isyarat Zaman (1): Allah Merasa Heran", Kanjeng Production
dan Studio21.